Mendapatkan kebahagiaan versi The Secret, Quantum Ikhlas, The Miracle of Giving dan Kun Fayakun

33 comments
Buku-buku yang menurutku sangat inspiratif adalah dari ustad Yusuf Mansyur, tentang The Miracle of Giving, atau Kun Fayakun. Tapi menurut ustad Yusuf Mansyur, banyak cerita yang hanya berlalu begitu saja tidak menjadi pembelajaran oleh yang lain. Hanya orang tertentu yang mau melaksanakannya.





Tentang keajaiban dari Allah, maka ada hubungan dengan gelombang di frekuensi rendah yaitu gelombang alpha. Gelombang alpha adalah gelombang yang dibahas di buku Quantum Ikhlas, bahkan menyisipkan compact disc yang memunculkan gelombang alpha. Saat kita begitu tenang, menyerahkan diri pada Allah sepenuhnya, saat itulah keajaiban dimulai. Shalat khusyuk di malam hari saat suasana sepi yaitu shalat tahajud sangat mendukung tubuh memasuki ketenangan di gelombang alpha.

Banyak orang merasa putus asa kenapa do'anya tidak dikabulkan Allah. Karena terfokus pada keinginan pribadi, padahal bisa saja ada ganti yang lebih baik tapi tidak disadari. Banyak hal yang perlu dipelajari dalam kehidupan ini untuk bisa merasakan keajaiban dari Allah, yaitu membiasakan bersyukur. Bukankah doa bangun tidur menyebutkan Alhamdulillah? Tawakkal atau berserah diri sepenuhnya pada Allah, bersyukur agar hidup tetap bahagia adalah rahasia untuk mendapatkan keajaiban. Ditambah sedekah maka keajaiban itu akan lebih cepat lagi. Karena membantu orang lain secara ikhlas, maka urusan kita akan dimudahkan oleh Allah.

Banyak buku yang sudah menjabarkan tentang cara mendapatkan keajaiban agar bahagia. Misalnya buku the Secret, walau menurutku dari segi Islam hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia, belum di akhirat. Sebagai muslim yang baik tentunya berusaha mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat juga. Siapa bilang bahwa untuk mendapatkan kebaikan di akhirat hidup kita mesti sengsara di dunia ini. Caranya hanya dengan merubah perspektif tentang hidup saja.

Kalo difitnah tetap tersenyum, bersyukur dosanya banyak dihapus diambil oleh yang memfitnah. Dijauhi teman, asal tetap lurus di jalan Allah, maka yakin akan dapat ganti teman yang lebih baik lagi. Kehilangan materi karena ditipu, wah, banyak keuntungan dari situ bila tetap bersyukur dan mengambil hikmah, selain dosa kita diambil oleh penipu, Insya Allah dapat ganti lebih banyak dari Allah bila benar-benar diikhlaskan.

Doaku agar semua manusia mendapat kebahagiaan, dan bagi umat muslim, semoga mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina adzabannar...

(sumber gambar dari Google)
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

33 comments:

  1. Bersyukur, sedekah dan ikhlas ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditambah tawakkal, merendahkan diri tanpa kesombongan dan menyerahkan diri pada Allah sepenuhnya

      Delete
  2. Quantum Ikhlas bukunya tersedia di Gramedia...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. The Secret, The Miracle of Giving dan Kun Fayakun juga ada kok. Tapi aku lebih suka nyari di toko diskon. Btw, aku bukan kolektor buku yang baik, kalo udah kubaca banyak kukasihin ke orang lain

      Delete
  3. Aamiin Ya Rabbal 'Alami *untuk kalimat di paragraf terakhir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiiin juga ya... terutama teman-teman bloggerku semoga berbahagia selalu...

      Delete
  4. shalat yang paling enak memang saat tahajud, intinya pikiran kita masih segar blm kemana-mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya salah satu syaratnya mesti tertidur dulu biarpun sebentar. Tapi terus terang untukku sebagai wanita, bila rajin tahajud terus terputus karena bulanan kadang berat memulai lagi. tapi bila sudah kebiasaan tubuh akan menyesuaikan. kecuali bila capek banget karena kerjaan.

      Kalo masih kalut, pikiran kemana-mana, berprasangka buruk pada Allah, ditambah banyak melakukan dosa, menyakiti hati orang, memutus silaturahmi dan seterusnya, proses keajaiban masih sulit didapatkan. Ditambah TAUBAT NASUHA, bagi yang masih bayak lakukan maksiat besar atau kecil

      Delete
  5. aaaamiiinn aaamiiin ya rabbal alamiin.
    semoga kita semua beserta keluarga dan seluruh ummat muslim mendapatkan kebahagian dunia akhirat.

    ReplyDelete
  6. hati-hati! tahajud bisa menyebabkan ketagihan!!!! eeaaaa...

    ReplyDelete
  7. memang enak jadi muslim, kekurangan maupun berlebihan selalu ingat sama Allah..syukur^^

    ReplyDelete
  8. saya suka sekali membaca buku "Kun Fayakun", Mbak....
    Semoga dengan demikian kita selalu belajar untuk menjadi lebih baik...

    ReplyDelete
  9. suka sma the secret.
    sya punya versi islam sma yg lainnya.

    #sesi pamer. padahal baru punya yg secret tuw. ^^
    kayaknya nemu toko buku, boleh nyarilah dua buku tuw.

    ReplyDelete
  10. ehemm ehemm.. Maaf baru berkunjung kesini. Mudah2an mbak ami baik2 aja kabarnya :)

    Utk isi postingan kali ini sya tertarik dgn pembahasanya yang kebetulan saya sudah pegang buku Quantum ikhlas karya Erbe sentanu, bukunya kecil warna cover ijo muda gambar tubuh manusia plus DVD. Apa itu buku yang dimaksud mbaa? :D tapi sayangnya saya belum baca sampai habis.

    ReplyDelete
  11. tapi pas saya coba play kaset DVD nya ko gak ada suara apapun, hanya bunyi bunyi air yang jatuh di kolam di dalam gua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu bukan DVD tapi compact disc jadi tidak ada gambarnya. Memang suara seperti gemericik air, cara mendengarkan mesti dengan relaksasi, lalu membayangkan hal yang paling diinginkan kesampaian sampai serasa mencium baunya. Terus bersyukur mendalam karena tercapai.

      Aku selalu membayangkan bersimpuh di pelataran Ka'bah, dan aku sudah mendaftar haji 2019, 7 tahun lagi. Gak papa, kalo ada rejeki mau umroh dulu.

      Soalnya hobinya baca kisah Nabi-Nabi sih, dan kisah pembangunan Ka'bah sampai renovasinya sering kebayang-bayang di kepalaku

      Delete
  12. kunjungan pertama kali
    hehe
    :D
    di tunggu kunjungan baliknya ya

    ReplyDelete
  13. iya terkadang doa belum dikabulkan mungkin karena permintaannya tidak cukup spsesifik, dan mungkin juga ditunda untuk diganti yang lebih baik.

    aamiiin.. ikut ngaminin doa deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Phe, menurutku do'a itu tidak perlu spesifik. Allah tau yang terbaik untuk kita. Bila kita disibukkan untuk membantu orang lain, lebih mementingkan kebutuhan orang lain juga perasaan, maka hidup kita akan dimudahkan. Bagi manusia yang berhati lembut, membantu orang lain menjadi lebih baik adalah kebahagiaan tersendiri.

      Jadi guru, jadi ibu, yang melihat perkembangan anak tadinya tidak bisa apa-apa jadi lebih baik adalah proses yang sangat membahagiakan... nanti ada saatnya kalo kamu punya anak... wow, itu akan menjadi salah satu keajaiban luar biasa dari hidupmu, bisa jadi istrimu bakal cemburu karena cintamu lebih besar pada anakmu. Serius, seorang bapak lebih kebayang-bayang anaknya dibandingin istrinya... wanna try?

      Delete
  14. jika setiap dari ucapan,perkata & nurani'a berjalan bersama2 bukan saling balap maka hasilnya tidak ada lagi kesedihan & linangan air mata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedih itu manusiawi, tapi semuanya butuh proses. Jangan terlalu lama tenggelam, segera disibukkan dengan kegiatan yang positif. Yang paling sulit menjadi manusia berjiwa besar memang, berterima kasih saat dikritik pedas, selalu meminta maaf pada orang lain yang menyakiti hatinya, tetap membantu orang lain semampunya walau dalam kesusahan, berusaha menghindari menyakiti hati orang lain... semua itu proses untuk menjadi manusia yang lebih baik bagi Allah. Masalah adalah untuk dihadapi dengan tenang, yakin semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Hanya tingkat manusia bertakwa yang bisa seperti itu. Masih belajar untuk lebih bertakwa...

      Delete
  15. doa bangun tidur, selesai makan, keluar wc, semuanya pakai hamdalah, bu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kang, aku juga ajarkan pada anak-anak didikku... kalo lupa minimal semua dimulai dengan basmalah dan diakhiri hamdalah. Tapi masuk kamar mandi tidak ada ucapan basmalahnya

      Delete
  16. Assalamu'laiakum
    bertamu + follow sobat

    ReplyDelete
  17. salam..ini kunjungan pertama saya

    ReplyDelete
  18. banyak pelajarannya juga yang bisa di ambil dari buku itu,
    saya pernah baca sekilas punya temen saya :)

    ReplyDelete
  19. Mbak Ami...Suasana hati banget ini post'annya..suasana hati saya sekali :D

    ReplyDelete
  20. kun fayakun , jadi maka jadilah . saya sangat insfiraif sekali mendengar judulnya juga

    ReplyDelete