Hanya amal ibadah yang bisa menyelamatkan manusia

July 16, 2011 Amy 17 Comments

Bulan puasa sudah dekat, saatnya untuk mempersiapkan diri untuk lebih meningkatkan ibadah dan memperbaiki akhlak (menghindari marah karena akan mengurangi pahala ibadah saat puasa).Di tulisanku sebelum ini ada komentar yang mengatakan aku bikin illfeel temen-temenku, dan aku disuruh menanyakan ke temen-temen blogger karena menurutnya  para blogger juga illfeel padaku.

Melihat dari tulisannya, sepertinya orang ini tau gayaku kalo aku ngumpul-ngumpul. Aku memang ngebosenin karena aku lebih banyak diam. Kalo sedang berada di masjid, mendengar pengajian aku membiasakan diri untuk lebih banyak diam. Soal illfeel, aku tidak terlalu mempermasalahkan, karena saat di Bogor ikut suatu kelompok pengajian yang pesertanya ibu-ibu dari golongan menengah ke atas, mereka hampir semua merubah gaya hidup yang tadinya boros jadi jauh lebih hemat dan lebih banyak untuk sosial. Bukan berarti mereka tidak punya mobil mewah, karena mobil digunakan sebagaimana mestinya sesuai fungsinya bukan untuk koleksi. Mereka yang meluruskan hidupnya dihindari oleh teman-temannya, karena dianggap sudah gak menyenangkan lagi, lebih banyak menahan diri untuk bicara.

Ada senior sofbolku cerita, waktu menguburkan mayat, temennya masuk liang karena jam tangannya jatuh, temennya ini cerita melihat kain kafan yang tadinya bersih menjadi berdarah-darah. Mayat ini sepertinya sudah dibelenggu, diremukkan oleh benda seperti rantai. Kejadian mengantar jenazah sampai liang kubur yang tidak akan dilupakan seumur hidupnya.

Saat kita meninggal, maka kita akan dicabut nyawa oleh malaikat Izrail. Malaikat Izrail akan menemui dalam bentuk sangat menyeramkan bila orangnya kurang iman, dan bersikap ramah dan sopan bila orang yang dicabut nyawanya adalah orang beriman. Sedang bila orang yang akan dicabut nyawanya punya ilmu, seperti susuk, pesugihan, tolak bala, kekebalan, dan lain-lain, maka sakratul maut bisa lama karena dia tidak bisa langsung mati, disiksa oleh jin yang membantu dia saat masih hidup.

Hanya amal ibadah yang akan menyelamatkan manusia menjelang kematian, saat di alam kubur, dan setelah hari akhir. Dunia hanyalah permainan olok-olok belaka. Jadi yang suka mengolok-olok orang yang berusaha beriman sebetulnya ada di Al Quran, ciri-ciri manusia yang ingkar.Sebetulnya sedih bila harus mengingatkan pada teman sendiri untuk lebih meningkatkan amal ibadah tapi malah diolok-olok. Toh akhirnya kita sendirian di liang seukuran 1x2 m persegi.

Semoga bulan puasa sebentar lagi bisa meningkatkan ibadah kita, semua bisa menahan diri, dan setelah itu banyak yang bisa mengurangi mengolok-olok pada temennya, terutama pada orang yang berusaha meningkatkan keimanan...

17 comments:

  1. Amin, merinding mbak saya ngebaca tulisan sampean ini.
    justru orang2 yang mengolok-olok tadi yang berusaha lari dari kebenaran mbak, sabar aja. Di zaman Nabi kan sudah sering kita dengar kesulitan2 yang semacam ini. Dari sebuah buku yang saya baca, salah kalau kita biarkan sesama muslim menderita atau dikata lain kita tahu muslim tadi melenceng tapi kita diem. cuman ya kita semua tahu, ada orang yang mau menanggapi dan ada yang tidak ketika diingatkan. Waallahu'alam

    ReplyDelete
  2. Bulan Ramadhan memberi kesempatan kepada kita semua untuk lebih menata diri menjadi ibarat, ibaratnya disaat bulan Ramadhan kita sedang melewati fase kepompong, menata diri abik tingkah laku dan lebih meningaktkan ibadah kita sehingga setelah kita melewati fase tsb menjadikan kita manusia yang menjadi lebih baik layak kupu2 keluar dr kepompong... menjadi pribadi yang menarik memberikan manfaat bagi orang lain.

    ReplyDelete
  3. selamat berpuasa buat yang mau puasa.... :)

    ReplyDelete
  4. ayo dandani diri dengan menguatkan ilmu agama, agar ibadah kita bernilai

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum...
    tapi mbak, beramal tanpa ilmunya nggak di terima juga lho ...

    "Wakulluman bighairi ilmin ya'malu amaluhu mardudatun latuqbalu"

    Setiap orang yang beramal tanpa ilimu, maka amalnya tertolak alias tidak diterima"


    INTINYA : SAYA SEPENDAPAT SAMA MAS MUHAMMAD A VIP

    SALAM KENAL MBAK ...
    ZonaFahri.web.id

    ReplyDelete
  6. Hmm, menurut aku berubah menjadi kearah yang lebih baik emang bagus ya mbak, tapi jangan yang langsung cepet berubah juga, dari yang ciriwis jadi mendadak diam atau dari yg 'gila' jadi mendadak intelek temen2 disekitarnya jadi juga mempertanyakan dong..

    Aku suka dengan orang yang berubah menjadi lebih taat ibadahnya tapi tetap gokil. Disetiap kalimatnya mengandung ajaran tapi dengan cara yang menyenangkan.. Klo gitukan seru. Kita bisa sambil belajar tanpa harus merasa terjelekkan :)

    ReplyDelete
  7. wah saya merasa enggak enak nih, takut komen itu dari saya. Bentar mbak saya mau buka dulu posting terdahulunya.. nanti saya balik lagi deh buat terusin baca posting ini

    ReplyDelete
  8. Benar mbak hanya amal dan ibadah kita yang akan menolong kita di sana,nice post,love,peace and gaul.

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah bukan dari saya tuh komen.. saya justru merasa ilfill mbak komen di posting ini.. gara-gara baca posting yang ada komen misterius itu.. hehehe

    ReplyDelete
  10. harus banyak beramal ya, ami...
    tapi aku jarang amal jariyah gimana dong
    kalo amal gairah sih sering...

    ReplyDelete
  11. Menyimak dan Alhamdulilah kembali di ingatkan. Salam hangat Mbak Ami..

    ReplyDelete
  12. mari kita perbanyak amal ibadah mumpung masih sehat :)

    ReplyDelete
  13. mbak, terimakasih sudah berkunjung dan follow blog saya ya ^^

    ReplyDelete
  14. mbak, terimakasih sudah berkunjung dan follow blog saya ya ^^

    ReplyDelete