Berprasangka baik

17 comments
Berprasangka baik itu perlu latihan. Itu setidaknya menurutku. Waktu aku masih SMA, aku pernah merasa hidup gak adil. Kenapa cowok yang aku sukai malah bukan orang Jogja, aku jarang ketemu. Akhirnya dia memilih menikah dengan orang luar pulau.

Dan setelah itu hidup memang jadi benar-benar tidak adil buatku. Setelah mengalami shock berbulan-bulan karena sesuatu hal, aku memutuskan untuk meluruskan hidupku Juni 2009. Bahkan sesuatu yang menyakitkan (kata temenku, kejadian yang sama bila terjadi pada orang lain bisa menyebabkan kurang waras) aku anggap itu adalah kebaikan untukku. Semua kejadian ada hikmahnya.

Selain beranggapan semua kejadian itu biarpun menyakitkan bila dilihat dari kacamata syukur adalah untuk kebaikan, cara berdoa juga dirubah. Aku pernah menulis komentar di status Facebook temanku dia menulis "Ya Allah, semoga Engkau mendengar doaku". Aku kasih komentar "Allah Maha Mendengar, semua doa didengar, masalahnya dikabulkan sekarang, ditunda, diganti dengan yang lebih baik, atau diberikan di akhirat".

Selain itu Allah juga sesuai dengan prasangka hambaNya. Sudah yakin didengar, tapi tidak yakin akan dikabulkan, akan benar-benar tidak dikabulkan. Apa yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah baik.

Memang kalo kita mengalami kegagalan, ada kecenderungan tidak mau disalahkan. Ini memang watak manusia pada umumnya. Bila tidak mau disalahkan, akhirnya menyalahkan orang lain. Kalo menyalahkan orang lain tidak akan puas hanya dipikir sendiri akhirnya digosipin. Orang bergosip suka yang panas karena itu menarik, akhirnya dibumbuin menjadi fitnah. Tapi bila berprasangka buruk pada Allah, sampai teriak-teriak kayak di film-film barat "why me, why me, it's not fair...!!!" Duh, cepat intropeksi diri deh. Semoga kita semua, aku juga, dijauhkan dari hal seperti itu...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

17 comments:

  1. Sama kok mbak..
    aku juga sering berpikir kenapa hidup ini ga adil
    aku kok engga mirip Sandra dewi gituwww

    ReplyDelete
  2. @ Itik Bali, kirain pengen kayak chef Rinrin biar deket sama chef Juna, hehehe...

    ReplyDelete
  3. berprasangka baik masih sulit saya lakukan :(

    kelemahan saya nih mbak, kok tahu sih

    ReplyDelete
  4. aku selalu memandang baik kok...
    terutama ke diri sendiri
    hehe

    ReplyDelete
  5. Mbak Ami... jadi ingat obrolan kita di Malioboro Mall kemaren nih...
    Kita harus berprasangka baik khan mbak...??!!! ^_^

    ReplyDelete
  6. yup, bener... kadang dengan berprasangka baik emang bikin perasaan jadi tenang.. gak was-was dan curiga

    ReplyDelete
  7. berprasangka baik itu mesti dibiasain biar gak berat :D

    ReplyDelete
  8. Berprasangka baik itu indah. Dan untuk menuju indah yang seperti itu, memang harus dibiasakan, biar benar2 terbiasa..

    Salam hangat Mbak Ami,,

    ReplyDelete
  9. Haduuh topiknya esip bnget Kak,,biarlah orang mw menilai apa saja pada kita, yg terpenting kita harus berprasangka baik pada sesamanya lebih2 pada yg Maha Kuasa,.

    ReplyDelete
  10. Saya juga pernah mengalami seperti yg Mba Ami tuliskan..
    Memang berprasangka Baik itu lebih baik...

    ReplyDelete
  11. Salam sahabat
    Tepat sekali mbak disini kita jadi semakin diharapkan mampu bertindak pada tempatnya

    ReplyDelete
  12. Untuk menjadi seperti itu yang jelas harus bersih dulu hati ya mbak... :D

    Salam hangat

    ReplyDelete
  13. husnuddzon. antara presepsi dan fakta. nice, moga kita bisa selalu bisa menerapkannya.

    ReplyDelete
  14. sepakat sya, selalu berprasangka baik = energi postif. bikin hidup lebih bermakna

    ReplyDelete
  15. Benar banget mbak, perlu latihan...

    ReplyDelete
  16. memang sih mbak
    karena menyalahkan orang lain itu lebih gampang daripada menyalahkan diri sendiri :D

    kalo menyalahkah diri sendiri kesannya menunjukkan kelemahan dirinya, padahal dirinya memang lemah :D

    ReplyDelete
  17. "POSITIVE TINKING" lah yang akan membuat kita tentram di bumi yang panas, langit panas dan isinya juga panas..... Entah apakah otak kita juga panas ketika ada kata-kata yang menyinggung perasaan kita......? Bersikap bijaksana dalam merepon segala sesuatu yang terjadi di sekeliling kita adalah solusi yang tepat. Buat yang px Site salam kenal ja....

    ReplyDelete