Hikmah dari langit (review buku)

22 comments
Sebelum aku nulis review buku ini aku ingin mengucapkan terima kasih pada temenku SMP, seorang cowok jomblo, yang rumahnya deket radio swasta ternama di Jogja. Bulan Juli 2009 dia banyak menghibur aku, ngajak aku makan-makan terserah mauku ke mana. Pondok Cabe, Wendy's, Solaria, Moro Lejar, dan ngobrol panjang lebar. Setelah dia membaca SMS teror dari Bogor, dia terus memutuskan gak mau ketemu aku lagi. Sekarang temenku ini lebih suka berteman dengan 2 temen baikku perempuan yang sudah berkeluarga. Lebih aman soalnya, bukan model aku yang dalam kondisi diteror, jadi aku maklum banget sekarang. Waktu itu sih menyakitkan banget, berbulan-bulan aku kebingungan. Tapi karena kejadian yang berentetan setelah itu membuatku ingin menulis di blog. Dari menulis di blog ini, aku dapat banyak teman baru, dan serasa mendapat hikmah dari langit, seperti judul buku yang akan aku review sekarang. Yah, membacanya enak banget untuk dipahami, tapi pengamalannya benar-benar tidak mudah.




Buku ini adalah peninggalan dari almarhum Bapakku. Karangan dari ustad Yusuf Mansur dan Budi Handrianto, penerbit Pena. Pernah suatu kali waktu aku masih tinggal di luar kota sebelum pindah ke Jogja, Juni 2009, Bapak mengirim fotokopi dari beberapa halaman di buku ini.

Ada kalimat di pembatas bukunya

"Hikmah itu turun dari langit, ia masuk ke dalam hati setiap insan, terkecuali empat macam hati, yaitu hati yang condong kepada harta dunia, yang risau rezeki hari esok, yang hasud akan saudara, dan yang cuma mengejar posisi duniawi."
(Yahya ibnu Muadz ar-Razi)

Dijelaskan di halaman 254

Hasud atau iri dengki adalah sifat yang dimiliki seseorang yang selalu menginginkan hilangnya kenikmatan orang lain, baik hasilnya kenikmatan itu jatuh ke tangan dirinya atau tidak. Seseorang yang hasud terhadap saudaranya sama saja dengan tidak menerima takdir Allah. Sebab, nikmat yang diterima saudaranya tersebut pada hakikatnya adalah anugrah dari Allah. Bukan "salah" orang tersebut menerima nikmat sebab semuanya datang dari Allah.

Ada 78 hikmah yang ditulis di buku ini. Antara lain misalnya syirik kecil, riya', rahmat, amar ma'ruf nahi munkar, tobat, malaikat, sabar, bangkrut, balasan minum khamr, hak tetangga, ghibah, hasud, dan lain-lain.

Tiap kalimat hikmah ada penjelasannya agar mudah dimengerti. Untuk membacanya jadi mudah karena  pemahamannya bisa dibaca pelan-pelan satu demi satu. Dijelaskan di sini, bahwa kalimat-kalimat hikmah ini merupakan refleksi kebijaksanaan sehari-hari.

Penjelasan tentang ghibah adalah, membicarakan orang lain, walaupun benar tapi tidak disukai oleh orang yang dibicarakan itu jika dia tau. Untuk menghilangkan dosa ghibah ini, mesti minta maaf pada yang bersangkutan. Saat di akhirat nanti, orang yang  dibicarakan ini akan banyak mendapat tambahan pahala dari orang-orang yang membicarakan.

Tapi ada ghibah yang dibolehkan yaitu
Ada tiga ghibah yang dianggap bukan dosa: menyebut kekejian penguasa, menyebut rusaknya akhlak tukang pendosa, menyebut salahnya ahli mengada-ada.

Dijelaskan juga di buku ini, bahwa sekelompok orang yang berkumpul yang mendapat rahmat dari Allah adalah majelis zikir dan majelis ilmu. Jadi bila ingin mendapat mendapat banyak rahmat dari Allah, banyaklah mengunjungi majelis zikir dan majelis ilmu. Rahmat adalah kasih sayang Allah kepada ciptaan Allah. Tapi tidak semua manusia bisa merasakan kasih sayang Allah, manusia yang tidak bisa merasakan rahmat dari Allah hidupnya akan penuh dengan kebencian dan cenderung merusak ciptaan Allah.

Dulu waktu masih di Bogor, fotokopi sebagian dari buku ini yang dikirim oleh Bapak aku sama sekali gak ngerti apa maksudnya. Dan alhamdulillah, sekarang mulai mengerti. Kalo ingat almarhum Bapak yang meninggal saat shalat subuh jadi speechless deh...

Semoga informasi yang aku tulis tentang buku ini bermanfaat...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

22 comments:

  1. salam kenal Mbak.. Mhn ijin blognya aku pasang di blogroll-ku.. Aku jg suka baca..tp aktifitas membacaku sedikit terganggu sejak 2 thn ini..krn aku dah pakai kacamata plus 1,25..sejak berkacamata mudah sekali lelah mataku..sehingga buku2 yg aku beli kadang butuh wkt berhari2 utk tuntas bacanya..

    ReplyDelete
  2. @ Met kenal kembali. Boleh, nanti saya ke blognya juga deh

    ReplyDelete
  3. aku kepingin baca buku itu mba ..T_T tak coba cari nanti ah

    ReplyDelete
  4. Wah, sepertinya ione masuk semua tuh ke4 hati yang buruk itu...Ya Allah tunjuklah hambamu ini jalan yang lurus

    ReplyDelete
  5. betul banget, semua nikmat itu datangnya dari Alloh. banyak sedikit, harus disyukuri.. karena barangsiapa yang bersyukur insya Alloh ditambah nikmatnya.

    ReplyDelete
  6. isinya bagus banget,,jadi pingin baca tuh,,tentang hati semua ya Mbak

    ReplyDelete
  7. selamat siang mbak ami,
    wah, buat ngiler beli buku nih jadinya, apalagi yusuf mansur,

    o ya, ada award buat mbak nih di hari spesial blog saya, silahkan diboyong..

    http://insideyudie.blogspot.com/2011/06/1st-anniversary-chronologist_21.html

    ReplyDelete
  8. bermanfaat banget... makasih ya udah berbagi info ...

    ReplyDelete
  9. @ BK, moga-moga kalo dibaca bukunya banyak manfaatnya ya

    ReplyDelete
  10. @ Sofyan, buat aku memang daleeem...

    ReplyDelete
  11. @ Yudi, udah dilihat awardnya. Postingan yang panjang... aku gak akan ngebahas kronologis, soalnya menyangkut banyak nama. biar di tulisan lama aja

    ReplyDelete
  12. subhanalloh Bapak meninggal ketika sholat subuh, hati saya juga langsur berdesir.
    Semoga beliau khusnul khotimah dan mendapatkan tempat yang penuh ridho

    ReplyDelete
  13. waduh...
    aku hobine misuh misuh
    trus piye ki..?

    ReplyDelete
  14. terimakasih tuk reviewnya... sepertinya sangat recommended nih :)

    ReplyDelete
  15. salam kenal nii mbak.... kunjungan perdana saya ke tempat ini :)

    ReplyDelete
  16. jadi pengin mbaca tapi disini susah mendapatkannya euy.

    ReplyDelete
  17. Bukunya jadi pengen baca saya mbak, buku berhikmah dar sekilas yang dijabarkan diatas semakin membuat penasaran

    ReplyDelete