Hoax dan pikiran yang menyesatkan

22 comments
Pemikiran sendiri yang salah dan hoax sama-sama bisa menyesatkan itu maksud dari judul di atas. Kasus bahwa blogspot yang mau ditutup bagi yang emailnya bukan gmail ada yang menyatakan hoax. Yang mau ditutup hanyalah blogspot yang tidak update dalam waktu berapa lama. Jujur sih, aku sempat export blog bikin dengan email gmail baru. Trus ada info bahwa bisa kok gantiin tanpa export blog. Lucunya aku malah terinspirasi untuk bikin blogku yang baru dengan perjalanan spiritual. Apa yang kurasa, apa yang kudengar batinku. Blog ini untuk yang kejadian nyata, blog satunya untuk bisikan hati nurani.

Ada hoax lagi yaitu di Facebook untuk mendapatkan data siapa yang melihat profil kita. Sempet heran ngeliat keponakanku kok mencantumkan namaku sudah melihat profilnya berapa ratus kali. Ada dua keponakan malah, satu di Makassar, satu di Surabaya. Padahal gak ngerasa sering ngeliat tuh...

Delapan tahun yang lalu aku memutuskan ke Bogor, begitulah complicated banget ceritanya. Walaupun sering sedih dan nangis pas tinggal di sana, tapi bagaimanapun juga ada pencerahan di hidupku. Waktu di Jogja kalo aku ikut pengajian yang gurunya ganti-ganti gak ada yang nyangkut malah bikin ngantuk. Di Bogor pengajian di kompleks Baranangsiang Bogor gurunya sama dengan materi lebih mendalam tiap minggunya. Aku gak punya banyak sahabat di Bogor. Kenalan sih banyak, tapi yang akrab jarang banget. Lingkungan di Bogor tidak bersahabat buatku. Ya cuman sepupuku yang ajak aku pengajian di rumahnya bisa ngobrol panjang lebar sama aku.

Setelah di Jogja, ketemu banyak temen lama, beneran aku sampe terkaget-kaget. Satu demi satu yang omongannya gak nyambung menjauh dari aku. Setelah sebelumnya menyebarkan hoax soal aku. Hanya segelintir yang berjiwa besar dan nyambung bisa terus untuk bertemen deket sama aku.

Ada yang kasih info kalo aku sekarang karakternya rubah gak ceria kayak dulu misalnya. Banyak yang lain, aneh dan macem-macem. Gak pantes aku tulis di sini.

Sekarang memang aku memutuskan gak banyak bergaul kayak dulu. Soalnya prioritas dan tujuan hidup udah lain. Misalnya mau beli baju, masih suka pengen dan nyobain, tapi mikir, udah berapa yang aku sedekahkan bulan ini.

Waktu SMA aku gendut, gak pedhe dengan baju. Waktu di Bogor, aku lebih suka beliin baju untuk anak-anakku, biarin ibunya seadanya. Sekarang aku agak kurusan, mudah pilih ukuran baju, punya uang sendiri, tapi memutuskan untuk jarang beli baju. Belanja baju baru memang ujian buat wanita pada umumnya termasuk aku.

Jadi memang gak cuman dunia maya ada hoax, alam pikiranpun ada hoaxnya, menyesatkan. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang benar untukku...

*** kunjungi blogku yang lain, Stairway to heaven , tentang perjalanan spiritualku ***
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

22 comments:

  1. kalau dalam keadaan sadar ada ga hoax?????????

    ReplyDelete
  2. @ Warsito. Waktu nyobain baju di toko dalam keadaan sadar dong. Bisikan supaya dibeli padahal udah punya banyak yang masih bagus itu hoaaaaax buatku...

    ReplyDelete
  3. saya gak suka hoax, gak suka beli baju, dan gak mau sesat :)

    ReplyDelete
  4. @ Rian, beli baju itu perlu dong, sesuai kebutuhan...

    ReplyDelete
  5. tapi kalau friendster mau ditutup itu bukan hoax mbak. huahahaa

    ReplyDelete
  6. hoax atau tidak
    saya hanya bisa diam

    ReplyDelete
  7. menghindari hoax di dunia nyata, kuncinya positif thinking kali ya kalo ada berita2 buruk soal orang lain, coz spa tau aja itu cuma fitnah....

    kalo di dunia maya malah mungkin kita harus negatif thinking???? ga mudah percaya... biar ga kejebak hoak jempolers...hehe

    ReplyDelete
  8. hahai... Jadi ngerti istilah hoax *maklum anak kampung*.

    Salam.

    ReplyDelete
  9. HOAX itu udah seperti hal yang biasa ya. Apa2 hoax, apa2 hoax -__-

    ReplyDelete
  10. Yah, jika terdengar mencurigakan atau menggelisahkan, bijak sih ditelusuri kembali kebenaran kabar itu, jika tidak, maka kebenarannya tentu akan disangsikan :)

    ReplyDelete
  11. entah siapa yang bikin hoax itu, tapi untung emailku sudah gmail sih

    ReplyDelete
  12. Hoax = How Action....hehehehehe salam ☺ ☺ ☺

    ReplyDelete
  13. selain gmail aku juga pake email lain juga sebenarnya
    entahlah hoax apa sebenarnya.

    yang penting hoax di pikiran jangan sampai tersesat saja

    ReplyDelete
  14. okay...
    akan aku kunjungi blog lain yang direkomendasikan

    ReplyDelete
  15. jangan langsung percaya dok.. tapi ditelusuri buat buktikan hoax apa wax.wax hahaha

    ReplyDelete
  16. ya memang hidup ini ngak jayh dari hoax..selalu ada saja kabar hoax..bahkan terkadang kita sendiri juga ikut andil menyebarkan kabar hoax tersebut...
    salam kenal ya...

    ReplyDelete
  17. saya pikir hoax itu sakit muntah heheh
    salam kenal

    ReplyDelete
  18. namanya lika-liku kehidupan, kadang ada benarnyaa kadang juga ada nggak benarnya. pilah pilih aja sih.

    ReplyDelete
  19. klo aku pilih amannya aja mba.. ^_^ jiaaaaa maunya hihihihi

    ReplyDelete
  20. saya juga punya blog di blogger
    dan memakai akun yahoo sampai saat ini masih bisa masuk dan tidak di blokir

    ReplyDelete
  21. korban, korban...hhe

    masalah baju, memang suka lapar mata mbak. tapi ya disesuaikan lah sama kantong.

    ReplyDelete