Sahabat sejati

Sahabat sejati adalah seseorang yang mau mendengarkan masalah kita, memberi solusi, minimal mendoakan. Ini adalah renungan pendek, terlalu sulit untuk menceritakan, betapa pedih rasanya orang-orang yang mengaku sebagai teman baik yang akan membantu menyelesaikan masalah, ternyata malah membuat masalah semakin rumit.

Bagi Allah sebetulnya mudah saja bila membuat manusia masalahnya terselesaikan, tapi manusia itu sendiri mesti berusaha dengan sabar, shalat ditambah sedekah ikhlas akan lebih baik.

Bagaimanapun juga ada segelintir sahabat di antara banyak kenalan-kenalanku yang banyak membantu, memberi solusi, empati, minimal mendoakan. Sahabat tidak harus bertemu setiap hari, mereka selalu muncul di saat yang tepat. Terima kasih untuk semua sahabat-sahabatku. Dan semoga Allah memberi pahala berlipat pada kalian, dan dimudahkan urusan dunia dan akhirat.

Allah berfirman
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al 'Ashr [103] : 1-3) 


Allah berfirman
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.(QS. Al Baqarah : 153)


Allah berfirman
Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.(QS. Ash-Shaff : 10 - 13)


Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam
"Perumpamaan teman yang shalih dengan teman yang buruk bagaikan penjual wangi dengan pandai besi, bisa jadi penjual penjual minyak wangi itu akan menghadiahkan kepadamu atau kamu membeli darinya atau kamu akan mendapat bau wanginya sedangkan pandai besi hanya akan membakar bajumu atau kamu akan mendapatkan bau tidak sedapnya". (HR Bukhari)
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home