Tahun baru 2011, yoghurt dan renungan tentang surga, pahala dan ridho Allah

4 comments
Aku diajak kakakku ikut acara ngumpul sama temen-temennya di daerah Bogor 31 Desember 2010 ini. Ada acara diskusi dan makan-makan. Cuman pas berangkat ke tempat acara ba'da Isya perutku agak bermasalah. Untuk mengatasinya sebelum berangkat aku makan yoghurt. Namanya pas pergantian tahun,  diskusinya lama juga karena waktu yang panjang semalam suntuk. Aku dan kakakku pulang sekitar jam 2 malam, itupun diskusinya belum selesai. Yah, walaupun udah makan yoghurt masih bolak-balik ke kamar mandi dua kali semaleman itu. Alhamdulillah besok paginya perutnya udah membaik.



Selama diskusi berlangsung kok malah aku teringat saat pengajian di Jogja dengan pembicara Pak Munichi beberapa bulan lalu. Pak Munichi adalah dosen di UII yang termasuk narasumber film Sang Pencerah.Saat itu Pak Munichi menjelaskan tentang surga, pahala.dan ridho Allah.

Menurut pak Munichi, hidup dengan menjalankan ajaran Islam karena berharap masuk surga adalah untuk kelas anak-anak (iya, penggambarannya begitu). Setelah remaja maka ada penjelasan hidup dengan menjalankan ajaran Islam karena mengharap pahala. Bahwasanya bila pahala lebih banyak daripada dosanya maka akan masuk surga. Sedang saat sudah dewasa, alasan hidup dengan menjalankan ajaran Islam adalah karena mengharap ridho (atau menyenangkan) Allah.

Aku mencoba mendefinisikan lagi dari yang aku pelajari. Hidup bagi seorang muslim yang baik adalah dengan menjalankan ajaran Islam yang baik dan benar karena mengharap ridho Allah. Saat berdoa setelah sholat, sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, salah satu doanya adalah meminta pada Allah agar diberi kebaikan dunia akhirat dan dihindarkan dari api neraka (masuk surga). Doa itu adalah Robbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar.

Pahala adalah berita gembira bagi yang melakukan kebajikan dan amal shaleh. Bagi yang memiliki pahala yang banyak di akhirat akan mendapat rahmat dari Allah yaitu surga. Tapi bagi yang berbuat dzalim pada orang lain, akan ada pahala miliknya diberikan pada orang yang didzalimi. (Komentar keponakanku Fermy, jadi transfer tidak hanya uang ya, juga ada transfer pahala). Bila orang yang mendzalimi sudah tidak punya pahala lagi, maka dosa yang didzalimi akan diberikan pada yang mendzalimi. Transfer pahala dan dosa ini akan berhenti bila yang mendzalimi dan didzalimi sudah saling memaafkan dan menyambung tali silaturahmi.

Apa aku saja yang mikir dalem ya, perlu membahas definisi-definisi tentang segala sesuatu hal. Apa tidak bisa disederhanakan saja, jalankan perintah Allah dan jauhi larangan Allah.

Aku mencoba memahami itu semua karena aku ingin lebih paham penjelasan di Al Quran dan ingin lebih mendekatkan diri pada Allah. Aku ingin tahu apa saja yang membuat Allah ridho. Buku-buku tentang Islam sudah memberi gambaran, awal-awal hidup dengan mengharap ridho Allah akan terasa pahit dan dijauhi orang-orang. Tapi ada saat akan bertemu orang dengan pemahaman sama. Hidup akan lebih mudah, bisa merasakan rahmat (nikmat hidup karena kasih sayang Allah pada makhluk ciptaannya), dan bisa memberikan kasih sayang pada yang lain (semua ciptaan Allah termasuk sesama manusia).

Selamat tahun baru Masehi 2011 semuanya. Semoga Allah memudahkan semua urusan hidup di dunia dan akhirat. Sebetulnya mempunyai cita-cita apapun itu boleh-boleh saja, tinggal meminta pada Allah. Hanya saja harus paham bahwa yang kita terima setelah berdoa adalah yang terbaik dari Allah pada hidup kita. Maka teruslah bersabar, bersyukur dan berdo'a dengan ikhlas...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

4 comments:

  1. amin Semoga Allah memudahkan semua urusan hidup di dunia dan akhirat. selamat tahun baru :)

    ReplyDelete
  2. Sedikit komen saja, tidak salah jika ada yang merenung, zikir bersama untuk merayakan tahun baru masehi. Sebagai muslim apakah tidak sebaiknya dilakukan juga ketika merayakan tahun baru Islam?

    ReplyDelete
  3. teringat sebuah perkataan "aku tidak peduli seberapa besar cintaku padamu, namun yang aku pedulikan hanyalah seberapa besar cintamu padaku, karena yang dinamakan cinta adalah dicintai bukan mencintai"

    ReplyDelete
  4. @ Andi Sakab, amin...

    @ Anonim, untuk ngumpulin orang-orang paling mudah adalah dengan berpesta. Tidak mudah bikin acara, butuh biaya, event organizer dan lain-lain. Saya milih "berpesta" di blog saya...

    @ John Terro, bagaimana kalo dicintai dan mencintai? Alam bawah sadar itu tetap menyatakan bahwa kita ternyata menyukai seseorang lebih dari yang lain.

    Saat masih kuliah akan ada beberapa pilihan, si A begini kekurangan begitu, B...

    Setelah umur 40an, baru sadar dulu banyak yang menyayangi kita tapi saat muda gak berani menyatakan. jadi kelihatan apakah menjadi hedonis pecinta hal duniawi atau punya pemahaman spiritual.

    Merasa dicintai Allah dan mencoba membalas dengan bertahan untuk bersabar demi kebaikan dunia dan akhirat. Tapi paling luar biasa adalah saat punya kepekaan untuk merasakan rahmat dari Allah...

    ReplyDelete