Self healing

6 comments
Tiga hari terakhir ini aku ambruk, kena flu dan demam. Tapi kunjunganku ke Bandung beberapa minggu yang lalu membuatku terinspirasi untuk self healing, dengan olah napas dan obat-obatan natural.

Sepupuku di Bandung yang pensiunan karyawan Telkom ini memang suka banget belajar self healing. Pernah ke Amerika untuk mengikuti workshop SEFT (spiritual emotional freedom technique). Terakhir membeli paket Rocksolid Tranquility dengan membayar 320 US$.

Info soal olah napas aku dapat dari beberapa sobatku yang aku suka tukar pikiran lewat YM atau smsan. Beberapa sobatku yang pernah ikut kegiatan olah napas memang pemikiran spiritualnya lebih dalam dibanding yang tidak, walau sekarang aku juga menemukan teman-teman bijak tanpa mereka ikut kegiatan olah napas. Sobat-sobatku yang bijak ini mengikuti Merpati Putih, Sinar Putih dan Panca Daya.

Info tentang olah napas terakhir aku dapat dari salah satu staf playgrup, waktu aku minta dipijitin pundakku soalnya seluruh tubuhku pegal semua. Terus ibu ini bilang kalo badanku memang agak panas. Sambil memijiti pundakku ibu ini bercerita pengalamannya saat berobat di rumah sakit Sardjito. Dokter di rumah sakit Sardjito yang ditemui ibu ini orangnya baik banget. Dokter ini menyempatkan diri memijiti pundak pasien, membuatkan resep, tidak lupa menyuntik, juga memberi saran self healing dengan olah napas. Tarik napas dalam-dalam lewat hidung, tekan di perut sampai perutnya keras (sambil ngetuk-ngetuk perutnya memastikan cukup keras), hitung 10 hitungan dengan berdzikir dalam hati, hitungan dengan tangan kanan, mulut tertutup rapat. Setelah hitungan ke 10 keluarkan napas pelan-pelan keluar lewat mulut.

Selama sakit aku memutuskan istirahat, kebetulan sekolah sedang libur. Ada sekelompok tamu dari Tarakan, tapi aku diizinkan oleh ibu Kepala Sekolah untuk beristirahat. Sebetulnya aku disuruh ibuku ke dokter, tapi aku memilih untuk sering-sering olah napas, banyak mengkonsumsi air putih, madu dan propolis. Propolis adalah produk dari lebah selain bee pollen, royal jelly, yang harganya paling mahal. Propolis ini merupakan antibiotik alami.

Saat aku menulis ini badanku Alhamdulillah sudah baikan. Demamku sudah hilang, cuman batuk sedikit. Pusing di kepalaku aku obati dengan creambath sendiri di kepalaku. Aku memijiti kepalaku untuk meredakan otot-otot yang kaku...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

6 comments:

  1. Selamat pagi sis... wah kayaknya kecapek'an tuh.... istirahat ya... semoga besok sudah segar bugar kembali....

    ReplyDelete
  2. Terima kasih do'anya. Terharu kalo ada yang mau mendoakan. Tadi siang dikunjungi dan didoakan guru2 lain bikin terharu.

    Gak jadi ikut wisata dengan guru2 lain ke Wisata Bahari Lamongan, yah diikhlaskan, belum waktunya. Masih ada rencana ke Dieng dan Jakarta liburan sekolah ini

    ReplyDelete
  3. ternyata kena sakit juga yah :)
    aku kemaren pergi ke dokter dan udah disuntik
    hari ini agak mendingan dibandingkan sebelumnya
    cuma agak puyeng @_@

    ReplyDelete
  4. @ John, sebetulnya gejala ambruk minggu lalu. Waktu anak2 terima rapor 18 des sempet tiduran di kursi. Tp semangat belanja buat liburan ke mall beli backpack yg udah lama diincar ternyata menghilangkan rasa sakit (lampu mall kayak endorphin buat cewek yah, hehehe).

    Meneruskan perjuangan para scientist di kampusku (mathematics and natural science), memberanikan menjadikan diri obyek percobaan ilmiah self healing. Tanpa ke dokter ternyata demam bisa sembuh.

    Gak usah lari-lari telanjang kayak Archimedes dari bak mandi keliling kota, teriak eureka dalam hati aja...

    ReplyDelete
  5. Subhanallah, dapat ilmu baru lagi neeh. saya izin simpan artikel ini ya, mau dibagi-bagikan keteman teman yang "gampang" sakit.

    ReplyDelete
  6. @ Mas Andry, silakan. Saya edit sedikit, terapi yang disarankan dokter 10 hitungan 4 kali, sehari 2 kali minimal kalo sedang sakit

    ReplyDelete