Husnudzon pada Allah

2 Comments

Setelah selesai berenang di hotel Padma, sorenya diajak makan lagi, karena anak-anak abis berenang lapar. Udara dingin di Bandung juga mendukung perutku ini lapar juga. Aku dibawa Rina, suaminya bareng anak-anaknya ke Dago Plaza, restoran Suis Butcher. Aku pilih menu Lamb's Chop, mashed potato, dan jeruk panas.


Urusan makan steak aku memang gak ngikutin table manner. Seharusnya potong daging dengan pisau pake tangan kanan, dan memasukkan daging pake garpu ke mulut pake tangan kiri. Tapi aku gak peduli, terserah kata orang, abis misahin daging dari tulang, daging dipotong, pindahin garpu ke tangan kanan buat masukin ke mulut.

Abis makan sore diantar ke setasiun. Berhubung gak make jam tangan, Bandung mendung dan gelap, langsung ke musholla, kirain udah maghrib. Ternyata maghrib masih 30 menit lagi. Penjaga yang jaga musholla baik banget. Aku boleh nitipin koper, dan nunggu di kursi seberang rel sambil nungguin kereta.

Saat masuk maghrib, aku sholat Maghrib dijamak sama Isya. Waktu aku keluar, aku lihat penjaga musholla jagain koperku, dan setelah ngasihin kopernya ke aku baru dia sholat. Terkesan juga aku sama kebaikan hatinya sama aku, jadi aku sedikit nambahin cemplungan di kotak. Terus masuk ke kereta Turangga tujuan Jogja yang berangkat jam 19.00.

Dalam hidup sebetulnya kita juga hanya mengharap dari ridho Allah. Bila kita bisa membuat Allah terkesan, atau istilahnya Allah ridho pada kita, maka kita akan mendapat pahala. Semua orang bisa mendapat ridho dari Allah, bahkan seseorang yang tadinya banyak melakukan kesalahan. Asal orang yang tadinya berbuat kesalahan dan memutuskan bertaubat, hijrah untuk menjadi lebih baik, maka Allah akan ridho, memberi ampunan dan banyak pahala.

Di kereta api, aku merasa bersyukur sekali. Walaupun rencana awal mau nonton softball dan batal, tapi aku mendapat banyak kejadian yang menyenangkan. Aku bertemu dengan banyak orang baik dan semua dimudahkan. Walaupun awalnya untuk berangkat ke Bandung sempet takut untuk menghadapi situasi yang tidak pasti, takut pingsan, takut shock, takut dipengaruhi dan macam-macam lain-lain, Alhamdulillah mission accomplished.


Aku masih banyak keinginan, tapi hidup menunjukkan bahwa aku harus belajar untuk ridho atas takdir Allah. Bekalku ke Bandung ini, selain izin dari ibu, kepala sekolah, bekal yang cukup, juga berdo'a dan selalu husnudzon atau berprasangka baik pada Allah...

Amy

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

2 comments:

  1. jd ngiler liat steaknya.... hmmm... yummy...
    lam kenal mbk....

    ReplyDelete
  2. met kenal juga. kapan2 boleh ngobrol bareng sambil makan steak... di Dago Plaza Bandung tuh...

    ReplyDelete