Hanya sedikit yang mendapat rahmat Allah di akhirat

Leave a Comment
Untuk mengetahui definisi tentang rahmat itu apa, aku nanya ke mbah Google dan membaca di harian Republika. Dijelaskan bahwa rahmat dari Allah adalah kesejukan yang dibawa oleh malaikat-malaikat. Rahmat itu berasa nikmat, seperti orang yang kehausan lalu dilimpahi air terus-menerus yang menyegarkan. Semua karena kasih sayang Allah pada makhluk yang ada di muka bumi ini.

Tapi ternyata di bumi ada yang tidak mendapat rahmat, contohnya adalah orang yang memutus silaturahmi dan penuh kebencian. Bahkan satu kaum atau kelompok yang ada salah satunya memutuskan silaturahmi, atau dalam bahasaku, memusuhi orang lain dengan penuh kebencian sampai tidak mau bertemu, maka malaikat pembawa rahmat tidak mau mendekati kelompok ini.

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda
"Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang yang memutuskan tali silaturahmi (HR Muslim) 

Kebencian itu dibawa oleh setan, jadi bila ada kelompok yang bersikap memusuhi, setan berpesta pora di kelompok ini. Malaikat pembawa rahmat menjauh. Untuk mendapat rahmat saat hidup di dunia yang tidak kekal ini mudah. Karena malaikat diberi tugas membagi-bagikan rahmat kepada semuanya kecuali pada manusia yang hatinya penuh kebencian. Manusia yang bisa merasakan rahmat akan bisa memberikan kasih sayang pada yang lain. Betapa sayangnya, rahmat yang diberikan cuma-cuma ini ternyata disia-siakan oleh manusia yang berpikir dangkal dengan mudah terbujuk setan untuk membenci orang lain.Manusia yang mensia-siakan rahmat maka akan bahagia bila menjatuhkan orang lain, sedang yang bisa merasakan rahmat akan bahagia melihat melihat orang lain senang..

Sedangkan hanya sedikit yang mendapat rahmat Allah di akhirat (surga). Hanya orang-orang  yang mau melakukan jalan mendaki dan sukar di jalan Allah...

Allah berfirman
"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat. " (QS. Al Balad[90] : 10-20)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari keturunanmu ahli neraka!” maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah ahli neraka itu?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang, 999 di neraka dan hanya 1 orang yang masuk surga.” Maka ketika itu para sahabat yang mendengar bergemuruh membicarakan hal tersebut. Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah di antara kami yang menjadi satu orang tersebut?” Maka beliau bersabda: “Bergembiralah, karena kalian berada di d…alam dua umat, tidaklah umat tersebut berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj. Pada lafaz yang lain: “Dan tidaklah posisi kalian di antara manusia melainkan seperti rambut putih di kulit sapi yang hitam, atau seperti rambut hitam di kulit sapi yang putih.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment