05 December 2010

Saat ajal menjemput, khusnul khotimah atau su'ul khotimah

Khusnul khotimah adalah meninggal dengan baik,sebaliknya su'ul khotimah adalah meninggal dengan buruk. Pada dasarnya untuk bisa meninggal dengan baik, manusia hanya perlu menyebut nama Allah saat meninggal. Tapi tidak mudah seseorang untuk menebak, siapa saja yang akan masuk surga dan masuk neraka.

Waktu aku mengikuti suatu pengajian, pembicara menceritakan bahwa beliau pernah membimbing seorang yang pengusaha yang berkelebihan materi di saat menjelang ajalnya. Tentu saja dengan membimbing agar menyebutkan nama Allah. Tapi ternyata akhirnya pengusaha itu meninggal dengan menyebutkan kata "uangku..."

Seseorang itu saat hidupnya bila menghendaki kebahagiaan duniawi, dan melupakan akhirat maka kenikmatan duniawi saja yang didapatkan. Tapi bila saat hidup juga memperjuangkan kehidupan akhirat dalam setiap menjalankan usaha kehidupan duniawi, maka orang itu akan mendapatkan kebahagiaan akhirat.

Saat ajal menjemput,  nyawa ada di kerongkongan, taubat tidak diterima Allah. Taubat itu tidak hanya sekedar meminta ampun pada Allah, tapi juga dengan penyesalan mendalam, meninggalkan perbuatan dosa yang dilakukan, serta memperbaiki ibadahnya.


Allah berfirman
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS. Ali Imran : 145)


Allah berfirman
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang". Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.(QS. An Nisaa : 18)


Dari Syaqiq dari Abdullah radliallahu 'anhu berkata
Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Barangsiapa yang mati dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu maka dia pasti masuk neraka". Dan aku ('Abdullah) berkata, dariku sendiri: "Dan barangsiapa yang mati tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun maka dia pasti masuk surga." (HR. Bukhari)


Dari Sahl bin Sa'ad As Sa'idi
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada seseorang yang melakukan amalan penghuni surga hingga terlihat oleh manusia menjadi penghuninya padahal ia termasuk penghuni neraka, sebaliknya ada seseorang yang melakukan amalan penghuni neraka hingga terlihat oleh manusia ia menjadi penghuninya padahal ia adalah penghuni surga."(HR. Muslim)


Dari Sahal bin Sa'd As Sa'idi mengatakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengarahkan pandangannya kepada seseorang yang memerangi kaum musyrikin dan ia merupakan salah seorang prajurit muslimin yang gagah berani, namun anehnya beliau malah berujar;" Siapa yang ingin melihat seorang penduduk neraka, silahkan lihat orang ini". Kontan seseorang menguntitnya, dan terus ia kuntit hingga prajurit tadi terluka dan ingin disegerakan kematiannya. Serta merta ia ambil ujung pedangnya dan ia letakkan di dadanya, lantas ia hunjamkan hingga menembus diantara kedua lengannya. Selanjutnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka, sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga, sungguh amalan itu dihitung dengan penutupannya." (HR. Bukhari)


Dari Abu Hurairah dia berkata
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:"Barangsiapa membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka dengan besi yang tergenggam di tangannya itulah dia akan menikam perutnya dalam neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam neraka. Barangsiapa membunuh dirinya dengan meminum racun maka dia akan merasai racun itu dalam neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam neraka tersebut untuk selama-lamanya. Begitu juga, barangsiapa membunuh dirinya dengan terjun dari puncak gunung, maka dia akan terjun ke dalam neraka Jahanam secara terus-terusan untuk membunuh dirinya dan dia akan dikekalkan dalam neraka tersebut untuk selama-lamanya" (HR. Muslim)

2 comments:

  1. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    ------

    Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihhusnil Khotimah...

    Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihhusnil Khotimah...

    Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihaa Ya ALLAHubihhusnil Khotimah...

    Ya Rabb jgn engkau hinaka kami, cintailah kami, sungguh kami tiadaapa-apa tanpamu...
    YA rabb, jadikan bukan golongan org yg terhinakan di akhir nafas kami...

    Izinkan kami bia berkumpul bersama engkau dan sayyidina Muhammad kelak...




    ------

    صَلَّى اللّهُ عَلَى مُحَمَّد - صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّم

    ReplyDelete
  2. @ Bumi, amin... saya terharu seorang yang masih muda, masih SMA sudah demikian kuat keinginannya untuk terus meluruskan hidupnya sesuai ajaran Islam. Semoga selalu dalam naungan Allah...

    ReplyDelete