Law of attraction untuk mendapatkan pasangan yang sesuai

8 Comments

Law of attraction ini berkaitan dengan alam semesta. Jadi kalau kita bisa menjadikan diri kita magnet untuk pasangan yang cocok untuk kita, gak perlu ke dukun santet. Masak sih di Indonesia ada pepatah "get rejected in love, send black magic" atau "cinta ditolak dukun bertindak". Cinta dengan black magic itu temporary atau sementara, gak akan lama.

Foto dari Google

Sedangkan law of attraction ini ada yang menggunakan istilah "memantaskan diri". Jadi yang tadinya masih belum punya kerjaan, gak percaya diri, terus akhirnya bekerja dan lebih siap untuk menjalin hubungan. Tentunya memang butuh proses.

Baca bukunya kan panjang dan susah banget, ini diringkas saja ya

1. Cintailah dirimu sendiri, dan beranggapan positif tentang diri sendiri. Merasa nyaman dengan diri-sendiri itu langkah awal menemukan pasangan yang sesuai dengan yang kita harapkan

2. Membuat daftar yang kita harapkan, Buatlah daftar pasangan yang positif, bukan yang negatif. Contoh positif itu misalnya sabar, penyayang, perhatian, bertanggung jawab, pekerja keras. Contoh negatif misalnya duit banyak (percuma kalau bukan duit sendiri atau hasil korupsi), super ganteng (ganteng hatinya saja lebih baik). Intinya lebih mengarah ke kebaikan hati bukan luarnya diutamakan.

3. Untuk mendapat pasangan yang hatinya baik, tentunya kita juga berusaha agar hatinya baik juga. Sabar, penyayang, pengertian, tidak banyak melakukan hal yang mubazir dan seterusnya. Karena kalau hati kita baik maka akan aura kita akan memancar sehingga kita orang yang juga berhati baik akan lebih mudah menemukan kita.

4. Berdo'a, berikhtiar, bersyukur, berserah diri pada Allah.

Ini di bawah sedikit ringkasan dari Law of attraction pencarian pasangan dari acara Oprah.



Amy

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

8 comments:

  1. Makasih kak, tulisan ini bener bener mencerahkan

    ReplyDelete
  2. Dapet pencerahan lg, berdamai dg diri sendiri.

    ReplyDelete
  3. Saya juga berusaha untuk terus bisa "memantaskan diri". Makasih banyak ya, Mbak.

    ReplyDelete
  4. Wah resepnya banyak banget, Mbak Ami.
    Moga ora keselek saat meminumnya ya.

    @nuzululpunya

    ReplyDelete
  5. Walo belum dapat nggak usah ikut-ikutan jual rumah dengan peluang bisa nikahi yang punya rumah, Jeng :D

    ReplyDelete
  6. Berkunjung lagi kemari. Tak bosan membacanya. Bagus Mbak tulisannya.

    ReplyDelete
  7. Tapi terkadang kita sudah sayang sama seseorang, meski sikap, fisik, ga sesuai harapan.

    ReplyDelete