Gelombang pada otak

17 comments
Aku sering nulis soal gelombang alpha. Paling enak, abis shalat, doanya diteruskan dengan visualisasi saat relaksasi sambil mendengarkan gelombang alpha yang merupakan sisipan buku Quantum Ikhlas.

Otak berada pada gelombang theta atau frekuensi 16 hz - 100 hz. Otak berada pada frekuensi ini kalo tubuh sedang cemas, panik, takut, tegang, atau semua kondisi yang tidak nyaman. Kayaknya orang yang lagi marah-marah atau ngamuk, merusak barang-barang, otaknya berada dalam gelombang ini. Otak berada dalam gelombang ini mikirnya cenderung ngawur, ingin merusak, baik menjatuhkan mental orang lain atau merusak barang. Kalo ada orang merasa nyaman dengan merusak, menurutku cara berpikirnya perlu diperbaiki. Karena selain mengundang penyakit pada tubuhnya sendiri, segala sesuatu di sekitarnya akan cenderung dirusak.

Otak berada pada gelombang beta atau frekuensi 12 hz - 19 hz. Ini saat manusia pada umumnya sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Otak berada pada gelombang alpha atau frekuensi 8 hz - 12 hz. Ini saat mengantuk, menjelang tidur. Saat inilah praktisi hypnotherapy melakukan terapi hipnosis untuk menghilangkan kebiasaan buruk dari pasien yang ingin dirubah. Keberhasilan terapi ini bila pasien juga sangat berkeinginan merubah diri. Bila relaksasi dengan mendengarkan gelombang alpha sebetulnya menghipnosis diri sendiri. Di buku Quantum Ikhlas, bagi muslim, saat relaksasi sambil menyerahkan semua urusan pada Allah subhanahu wata 'ala, ini sangat penting agar ketauhidan selalu terjaga.

Otak pada gelombang theta atau pada frekuensi 4 hz - 8 hz. Bagi indigo yang cakranya terbuka secara alami, pada frekuensi ini mereka bisa menyalurkan tenaga prana. Bagi muslim, shalat pada gelombang ini, shalatnya akan khusyuk. Jiwa benar-benar dalam keadaan tenang dan bisa merasakan kedekatan dengan Allah Sang Maha Pencipta. Yang rajin shalat tahajud akan diberi kemampuan untuk bersabar, tidak mudah marah, intuisi kuat untuk memberikan solusi bagi orang lain yang datang kepadanya dalam keadaan punya masalah.

Sebetulnya masih ada beberapa frekuensi lain, yang membuat manusia jadi perkasa, misalnya giginya bisa menarik truk. Ini hanya kajian ilmiah dari penelitian gelombang otak pada manusia. Semoga bermanfaat...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

17 comments:

  1. oh,baru tahu...
    oh,mungkin limbad pakai cara ini ya...

    ReplyDelete
  2. from Mundi :
    mbak.. aku juga udah pernah baca buku Quantum ikhlas. Cuma aku kurang setuju jika kita berdoa menggunakan alat bantu dengan cara mendengarkan gelombang alpha. Sebaiknya kalo berdoa langsung saja kepada Allah.

    ReplyDelete
  3. subhanallah,
    ternyata pada rentang gelombang tertentu otak mempunyai kemampuan lebih, yang buat saya penasaran, bisa gak ya secara sadar mengendalikan frekuensi tersebut..?

    ReplyDelete
  4. @ i-one, tapi aku gak berminat jadi manusia perkasa, hahaha...

    ReplyDelete
  5. @ Mundi, berdoa tetap setelah shalat, itu cara paling efektif. Paling baik memang berdoa saat shalat tahajud. Gelombang alpha adalah sarana untuk membantu terutama yang lagi cemas, gak bisa mikir. Aku rasa gak ada salahnya, bukan hal wajib, sholat itu wajib, dengerin gelombang alpha adalah tambahan

    ReplyDelete
  6. @ Yudi, kan udah aku rulis, rajin shalat tahajud, belajar untuk bersabar kita akan selalu berada di frekuensi rendah. Hati tenang, mudah bersyukur, hidup jadi lebih indah...

    ReplyDelete
  7. ada hubungannya gak dengan tasawuf

    ReplyDelete
  8. @ Brigadir Kopi, kok tasawuf sih. Ini malah kajian ilmiah dengan alat modern misalnya EEG. Tasawuf itu bersikap sederhana, banyak membantu orang. Setauku tasawuf adalah membersihkan hati spt dulu Aa' Gym ajarkan. Di Turki tasawuf dengan tarian tertentu, syaratnya sehari2 harus pantang yg dilarang Islam. Ada yg bs nangis saat berdoa, ada yg gak ngerasa apa2. Sedihnya sekarang lebih banyak manusia punya jiwa merusak

    ReplyDelete
  9. dduh...ternyata aku baru tahu nih...
    Tapi, bagaimanapun yg namanya berdoa itu...yah gak ada pakai apa2lah dan hanya ditujukan langsung untuk Allah SWT semata...

    ReplyDelete
  10. wah baru tau nih,,tapi menarik juga bila di hubungkan dengan metode spiritul contohnya Tahajjud yang bisa membuat orang lbh bersabr,

    ReplyDelete
  11. mbak lulusan kedokteran yah??hehhehebahasanya ilmiah bangeeet, :p

    ReplyDelete
  12. Wih..saya malah baru tau nih soal ginian :D
    Hebat ya, ternyata pada gelombang tertentu ada manfaat yang dihasilkan.
    Jangan2, yang biasa narik truk pake gigi juga pake cara ini? :D

    ReplyDelete
  13. @ Bunda Loving, banyak bersyukurlah pada Allah jika tidak banyak masalah. Di dunia ini banyak sekali manusia stress, kerasukan jin, ada kalanya mereka butuh bantuan untuk menghilangkan beban. Soalnya gak punya suami ya, mencoba survive sendirian... Ini buku Quantum Ikhlas dikasih adik. Saya balik ke Jogja 3 tahun lalu dalam keadaan minus, mental kesehatan, materi, plus teror sampe sekarang...

    ReplyDelete
  14. @ Sofyan, bangun tidur tengah malam membuat pikiran fresh. Shalat dalam keadaan hening akan membuat lebih khusyuk. Hanya yang niatnya kuat mau shalat tahajud. Shalat tahajud bukan icip-icip untuk dirasakan, tapi dibiasakan...

    ReplyDelete
  15. @ Nuel, aku lulusan FMIPA Matematika, itu yang ngaku2 bikin crop circle, hehehe... Dari seluruh wilayah Indonesia kenapa milihnya di Jogja? Dari seluruh fakultas dan universitas kenapa yang "ngaku" (tanda petik) mahasiswa FMIPA UGM. Yah, biasanya curhat sekali-sekali sok ilmiah...

    ReplyDelete
  16. @ Zippy, ada cara sulit dengan olah napas agar kebal. Ada cara lain untuk kebal dengan bantuan alam lain, jin yang sakti. Tapi minta bantuan jin akan dimintain tumbal, dan orang yang meminta bantuan jin akan jadi budak jin....

    ReplyDelete