Aku menangis, uhuk... uhuk...

10 comments
Aku ada 2 blog dengan isi sama, tapi sementara masih nengok di sini dulu ah. Aku itu gak tau mesti nangis ato ketawa saat ada yang kasih info ke aku dengan sangat serius.

1. Dulu waktu Ami masih di Jogja, awal 2000 dia sangat ceria, bahagia. Sekarang memprihatinkan, stres, suka melamun.

2. Safira dan Safitri di Bogor itu waktu ketemu Ami mereka itu nangis, gak mau sama ibunya lagi.

Sebetulnya aku pengen ketawa ngakak. Cuman, aku pengen jelasin susah amat ya.

Pertama, awal 2000 adalah saat aku depresi berat. Cuman ketutup karena kemana-mana aku mengendarai mobil dan sering belanja baju bermerk di toko. Nyatanya, aku sudah dibayarin ibuku untuk naik haji tahun 2003, sudah ikutan manasik. Aku gelisah banget.

Saat ada seorang laki-laki menawarkan janji surga (dalam arti surganya di akhirat kelak). Dia mengatakan bahwa spiritualitasnya sangat tinggi, sampai diberi kemampuan Allah untuk mengetahui rahasia dunia. Orang yang di Bogor ini mengklaim dirinya adalah google manusia karena anugerah Allah. Yah, belakangan aku tau dia hanya penipu, karena orang ini suka ngumpet di dapur rumah saatnya shalat Jum'at. Dia alergi dengan masjid. Karena aku disuruh ke Bogor, nikah sama dia, aku membatalkan berangkat haji saat itu.

Aku sudah gak gampang percaya lagi dengan orang yang bahasanya indah, tulisan yang dengan ayat-ayat Al Quran atau hadits. Beberapa memang benar keimanannya kuat, tapi beberapa hanyalah topeng kayak lagunya Peter Pan "Bukalah topengmu".

Apakah aku sekarang sering sedih? Aku bisa ketawa sangat lepas akhir-akhir ini. Aku bisa makan enak dan tidur nyenyak rasanya nyaman banget. Tapi aku juga menangis karena terharu, saat aku membaca kisah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam berjuang perang melawan kaum musyrik. Dan sahabat-sahabat beliau dengan gagah berani tidak takut dengan apapun karena keimanan mereka pada Allah.

Kedua, soal Safira dan Safitri menangis saat ketemu aku? Seingatku mereka sangat antusias waktu aku di Bogor terus aku tawarkan hape sepasang untuk mereka.

Waktu hape nyampe lewat paket, mereka nelpon aku bilang, halo ibu, hapenya sudah nyampe. Tapi beberapa hari kemudian ada suara perempuan marah-marah bilang kalo Safira dan Safitri udah trauma kalo ketemu aku.

Oke... Aku menangis campur ketawa aja deh. Menangis karena kasian mereka yang belum paham ajaran Islam, terlalu besar resikonya orang yang mendzolimi dan memutuskan silaturahmi itu. Allah akan murka dan memberi mereka siksa dunia dan akherat. Aku ketawa karena, ternyata tulisanku itu membuat orang-orang Bogor jantungan dan mengirim kabar gosip untuk menjatuhkan aku.

Aku jadi pengen nyanyi lagunya Peter Pan. Aku juga ingat, betapa rapat Ariel menyimpan dokumentasi kisah asmaranya dengan para wanita seleb. Akhirnya semua terkuak juga kan...

Kasian mereka itu ya, para pemakai topeng itu. "Bukalah dulu topengmu"...
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

10 comments:

  1. from Mundi :

    masih nulis di blog lama ya mbak...?
    cara mbak Ami menuliskan kisah hidup di blog, aku pikir sudah tepat...mbak sudah mencoba menjernihkan semua persoalan mbak di masa lalu..

    ReplyDelete
  2. ha ha si mbak bisa ajja bikin sensasi :)

    ReplyDelete
  3. duh, Sampai sekarang apa Safira ama Safitri masih gak mau digendong ama ibunya mbak???? ah, sedih... tapi sabarlah,,, perlahan mereka akan segera mengerti...

    ReplyDelete
  4. @ Mundi, mencoba nge claim blogspot, masih belum bisa. nulis username dan password gagal aja

    ReplyDelete
  5. @ insan, yah biasa.... ada orang pengen bikin kita tertekan. ngapain nangis gara2 gitu, gak penting

    ReplyDelete
  6. @ Aina, mereka sudah besar kok. udah kelas 1 SD. lagi disandera ayahnya... berkaitan dengan dia nyuruh aku tinggal di bogor lagi tapi aku gak mau

    ReplyDelete
  7. Beberapa memang benar keimanannya kuat, tapi beberapa hanyalah topeng kayak lagunya Peter Pan "Bukalah topengmu"..... hihihihiihii ^_^

    chayoooo mba...

    ReplyDelete
  8. @ Yhantee... janganlah sampai anak, pasangan, harta benda melalaikan ibadah pada Allah. Manusia diciptakan untuk saling membantu. dan yang lebih mampu membantu yang lemah. lebih baik kita bisa jadi motivator daripada dimotivasi. sekali-sekali batt drop, di charge dengan membantu yang lebih membutuhkan dibandingkan kita. kadang awalnya berat, tapi mencari ridho Allah memang mesti berani menguatkan hati...

    ReplyDelete
  9. asswrwb... luar biasa mbak Ami, tetap tegar ya mbak... tidak ada yg lebih besar selain kekuatan Allah. Trs berdoa insyaAllah dijabah doanya orang yg didlolimi...Amin.

    ReplyDelete
  10. haha,,,aaada-ada aja....
    kayaknya suara ariel sdh berubah ya sejak di penjara...dan sepertinya malah suaramu yg lebih merdu bawain lagu 'bukalah topengmu' ~~~~~~

    ReplyDelete