FMIPA UGM mendadak tenar sesaat gara-gara Crop Circle

12 comments
Gara-gara ada blog bernama studentmagz.com yang memuat tentang tulisan mahasiswa FMIPA UGM  yang mengaku membuat crop circle di Sleman, FMIPA UGM jadi tenar (sesaat aja sih kayaknya). Pihak UGM, FMIPA UGM, Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA UGM membuat pernyataan mereka akan mencari apakah benar mahasiswa jenius tapi iseng banget itu ada di jurusan Matematika FMIPA UGM. Bisa-bisanya membuat crop circle saat hujan dan angin mengguyur Jogja. Dalam keadaan becek di lumpur sawah, gelap, angin, hebat banget yah bikin crop circle dalam waktu singkat.


Temu Alumni FMIPA UGM, 2 Oktober 2010
(aku pake baju putih, no 2 dari atas, no 4 dari kiri)

Dari harian Republika, 26 Januari 2011 ada berita tentang pernyataan ahli Fisika Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Muhammad Nur DEA. Beliau meyakini, fenomena crop circle yang terjadi itu bukan jejak UFO atau rekayasa manusia. Munculnya crop circle akibat terjadinya fenomena alam. Dari teori yang beliau pelajari, crop circle terbentuk akibat proses plasma electrodynamic. Dimana ion (yang bermuatan positif) dalam udara tertarik ke bumi (yang bermuatan negatif). Akibat proses electrodynamic tadi, dalam perjalanannya terjadi interaksi yang mengakibatkan timbulnya medan magnet. Medan magnet itulah yang menyebabkan munculnya crop circle yang sempat dianggap sebagai jejak pesawat UFO. Selain itu, cuaca yang tidak bersahabat seperti hujan dan angin pada saat terjadinya crop circle juga menjadi alasan beliau kebenaran tentang teori yang dikemukakannya. 
      
Lalu muncul lagi crop circle di Piyungan Bantul, sekitar 5 km dari lokasi crop circle di Sleman.Munculnya pada tanggal 25 Januari 2011. Bentuknya hampir mirip dengan yang ada di Sleman tetapi ukurannya lebih kecil, sekitar 30 meter sampai 40 meter. Crop circle di Sleman berukuran sekitar 60 meter..


Andai memang crop circle ini buatan manusia, okelah. Tanggal 25 Januari 2011 terjadi angin kencang di Yogyakarta. Murid-murid playgrup Budi Mulia Dua Terban Yogyakarta yang sudah di Purawisata batal pentas siang itu, dan banyak pohon besar tumbang di Yogyakarta. Yang ini manusia gak mungkin bisa merekayasa kan...

Hujan dan angin menumbangkan pohon beringin raksasa di Gedung Agung
Yogyakarta, 25 Januari 2011 (foto diambil dari Tempointeraktif.com)

Allah berfirman
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan ) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?" (QS. Al Fushilat[41] : 53)
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

12 comments:

  1. Saya tidak bisa komentar panjang karena berita yang sampai ke telinga begitu banyak dengan beberapa versi.
    Jika itu adalah akibat alam maka saya langsung berkata SUbahanallah dan saya percaya itu adalah Ayat-ayat-Nya

    kalo itu UFO, saya sih ndak percaya masalah UFO

    ReplyDelete
  2. wah kayaknya saya juga ga bisa koment banyak...kabarnya beda2

    ReplyDelete
  3. Saya juga masih menunggu perkembangan penelitian neeh. tapi kalaupun itu memang buatan pemuda Indonesia, amak seharusnya kita bangga punya aset jenius seperti itu..

    ReplyDelete
  4. @ Pak Is, saya juga gak percaya UFO. Fenomena Unidentified Flying Object memang ada, tapi hanya bisa dilihat saja. Tidak bisa dibuktikan bentuknya nyata. Yang diciptakan Allah setauku manusia, jin, malaikat. Kalo ada ya, menurutku lebih mudah mikirin yang lebih penting aja

    @ k.o.s & Andry, ditunggu aja deh... tapi kayaknya masih tetap fenomena yang sulit dibuktikan

    ReplyDelete
  5. jadi penasaran juga nih sama crop circle ini...
    kalau yang bikinnya orang, bisa beres dalam semalammm ditengah guyuran hujan...waaahhh..hwebattt..he..he... :D

    ReplyDelete
  6. Bagaimna kisah slanjutnya ya ttg mslah tU..??

    Apa mkna yg terkandung dalam Simbol tersebut..??

    ReplyDelete
  7. @ Teras, semua orang punya pendapat sendiri-sendiri. Saya pilih yang fenomena alam aja. Dulu pernah kemping dan jalan-jalan di lumpur basah, ampun, susah banget jalannya

    @ blog dasista, fenomena alam itu hanya sekedar tanda kekuasaan Allah. Manusia belum nyampe otaknya untuk memaknai. Itu adalah agar mempercayai ayat-ayat yang ada di Al Quran. Coba bikin program sederhana di komputer dengan titik yang berputar di porosnya, lalu porosnya pindah ke tempat lain dengan rumus tertentu, akan jadi gambar yang unik dan indah

    ReplyDelete
  8. sepakat mba, kalo mba bilang ini bukan buatan manusia.... setuju. karna ga selamanya ilmu pengetahuan bisa menjelaskan semuanya... Bisa tidak ilmu pengetahuan menjelaskan apa itu pesugihan, pelet, dan ilmu-ilmu gaib lainnya??

    ReplyDelete
  9. @ Noeel, tapi tidak menutup kemungkinan bisa saja manusia yang bikin crop circle. Soal pesugihan, pelet, sebetulnya ini adalah transfer energi negatif yang memanfaatkan jin golongan sesat atau setan (yang dipimpin iblis). tergantung pesugihannya pake model apa. kan macem-macem. punya usaha terus pake pesugihan, misalnya jimat apa gitu terus orang-orang kalo ngeliat kok jadi tertarik. banyak transaksi. resikonya terlalu besar sih, ini adalah dosa yang tidak diampuni Allah. Karena meminta bantuan pada sesuatu selain Allah.

    ReplyDelete
  10. info terakhir katanya UGM mau mengganti rugi sawah kalo beneran itu ulah anak UGM..

    ReplyDelete
  11. @ Tukang colong, iya sih, kita liat aja nanti. Menurutku bukan mahasiswa MIPA, biarpun seneng aja kalo ada orang jenius beneran mau masuk MIPA

    ReplyDelete
  12. aku kok lebih percaya klo itu bukan buatan manusia, banyak hal yang masih diluar pengetahuan kita mbak, dan ini mungkin salah satunya

    *tiwas gak sempet ndelok neng berbah biyen kae*

    ReplyDelete