18 February 2012

Komentar panjang di postingan tentang FPI

Postinganku tentang FPI termasuk salah satu yang banyak pembacanya di blog Stairway to Heaven. Apakah aku garis keras? Soal menjalankan Islam iya, tapi sama anak-anak enggak. Tanya deh pada anak didikku di sekolah yang berumur 2 tahun, apa aku pernah keras pada mereka. Kalo ribut terus dorong-dorongan sampai temannya jatuh aku tempatkan di kursi sendirian dan aku ajari minta maaf.

Dari keyword "FPI ditolak di Palangkaraya" postinganku masuk di Google halaman pertama


Postingan ini terinspirasi dari seorang sobat blogger yang juga aliran garis keras Islam, tapi karena berbeda pandangan tentang Islam blogku ini yang tadinya memfollow blognya ternyata diblokir. Aku sesekali membaca tweetnya soalnya banyak tulisanku terinspirasi dari jalan berpikirnya. Intinya begini, oke, ini argumenmu, ini argumenku.

Pertanyaan terakhir cukup menggelitik bikin aku bersemangat menjawabnya. Kita boleh berargumen, tapi please tidak usah panas-panasan, tidak usah musuhan, karena Wali Songo jaman dahulu Sunan Kalijogo berbeda pendapat dengan Sunan Giri tapi masih bersahabat. Sunan Kalijogo menyebarkan Islam dengan budaya Jawa kental, dengan pendekatan melalui wayang kulit. Sedangkan Sunan Giri menyebarkan Islam dengan cenderung ke arah salafy. Wali Songo akhirnya memutuskan untuk menghukum mati Syekh Siti Jenar yang mengajarkan pemahaman Islam juga, tapi beliau-beliau ini beranggapan ajaran Syekh Siti Jenar melenceng dari ajaran Tauhid.

Sekali-sekali nulis tentang Islam di sini ya... PEACE...

21 comments:

  1. gk ada aliran keras dlm islam.., klo pun ada pastilah i2 islam yang salah.., btw tntng Salafy.,ada fatwa MUI jakarta tntng Salafy.., mbk dah baca blom., klo sy lbh milih berhati2 dlm membicarakan si anu & si Anu sbelum melakukan croscek..., smg Allah melindungi islam dr perpecahan & melindungi kita dr sikap tergesa2 dlm menuding., Aamiin..

    ReplyDelete
  2. waduh.... sy gk berani ngomong kelompok anu & anu cz terkadang kita pun blom 'Lurus', emank mudah mengoreksi tp terkadang kita lupa tuk mengoreksi diri sendiri...., sunguh indah perkataan sahabat yg mulia, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu...

    يبصر أحدكم القذاة في أعين أخيه، وينسى الجذل- أو الجذع - في عين نفسه

    "Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya."

    wallahu a'alam... :D

    ReplyDelete
  3. Kalau aku setuju degan cara sunan kalijogo yg menggunakan budaya setempat untuk meyebarkak islam

    ReplyDelete
  4. itulah sebabnya aku memilih blog yg curhat aja drpd opini. sebabnya aku gak ngerti ttg hal beginian sih...

    ReplyDelete
  5. kalau tentang FPI nya aku gak bisa ngomen apa-apa (bingung)
    kalau tentang komennya panjang banget mbak,, :D

    ReplyDelete
  6. terlalu riskan untuk dikomentari

    takut salah ngomong ntar malah rusak urusannya

    ReplyDelete
  7. dalam masalah agama sih aku ga berani pakek pendapat sendiri, tapi pakek pendapat ulama', memandang FPI, yah, mereka ini dipimpin katanya Habib, tapi anehnya anarkisnya ini kok keterlaluan yah, aku jg ga setuju banget ama yg namanya Liberal, apalagi Wahabi salafy, perusakan yg dilakukan dengan dalih nahi mungkar kok malah terkesan nahi mungkar bil mungkar,contohnya pas lagi puasa, ada warung buka, malah di obrak abrik, kalo habib, harusnya ngerti apa itu ushul fiqih, ngerti hukum fiqih, apa itu hukumnya jualan waktu puasa, tidak langsung maen ancur2ran, emmmmm... nahi mungkar bil mungkar dan malah timbul kemungkaran lain yg lebih parah.. gimana ya kalo seperti itu, parahnya mereka juga sampai mencaci maki orang2, seakan memperlihatkan kehancuran islam itu sendiri.
    tapi coba liat cara dakwah ulama' dulu, seperti KH Hasyim Asyari, KH Hamim Jazuli (Gus Miek), subhanallah, tak ada kekerasan tapi dapat merangkul dunia yang penuh kekerasan. apalagi Gus Miek, sampai masuk2 diskotik, tapi dengan pendekatan sosial. Dan islam bisa dikenal begitu baik dan cinta damai.

    ReplyDelete
  8. wah sekarang islam bergaris garis ternyata ya. . . ada garis keras dan mungkin ada garis lunak.... padahal dulu nabi muhammad dibela-belain menyuapi orang yahudi buta tiap pagi dengan kasih sayang... bahkan sampai melembutkan makanannya dulu sebelum disuapkan. . . . apakah hal hal seperti itu sudah tidak berlaku lagi untuk sekarang. . . .????

    dalah berdakwah memang benar ketika melihat kemungkaran maka tegurlah dengan tangan, klo tidak bisa dengan lisan, kalo tidak bisa dengan hati, dan tu selemah-lemah iman. tapi apakah yang dimaksud dengan tangan itu dengan kekerasan??

    kadang aku ketawa-ketawa sendiri melihatnya. . . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Garis keras hanyalah istilah. Aku pake istilah ini untuk mempertegas bahwa aku bertahan lurus menjalankan Islam. Pernah dengar aku pernah ribut dengan blogger yang ingin jihad memajang foto Osama bin Laden?

      Temenku sendiri mengatakan aku ini garis keras. Barangkali ini jadi kebawa ke tulisan ini. Gara-gara aku dihina aku orang gagal, rusak gak punya apa-apa gara-gara pernah melakukan kesalahan ini postingannya http://amiratnawatiutami.blogspot.com/2011/09/bincang-bincang-tentang-pertaubatan.html

      Aku juga keras dengan cowok kurang ajar... tx...

      Delete
  9. Karena aku belum dalam ilmunya, jadi ga bisa berkomentar jauh. Yang jelas walaupun orang atau siapapun salah tidak boleh berkelakuan kasar. Nabi Muhammad dalam berdakwah tidak pernah kasar, dia juga tidak membantai orang2 di mekkah pada masa jahiliyah...

    FPI saya tidak terlalu sependapat dengan mereka.

    ReplyDelete
  10. kalau mau FPI lebih lembut... maka minimal aturan hukum ditegakan dululah... ini sudah pakai hukum dunia masih saja tidak ditegakan

    ReplyDelete
  11. hadir kembali bro..tuk singgah di blog sobat yg semakin OK

    ReplyDelete
  12. takut salah komentar, tapi kalo menurut saya kenapa FPI gak menggunakan pendekatan secara halus dulu, zaman sekarang kalo pake kekerasan sensitif banget, yang saya takutkan, dengan FPI disudutkan kaya begini, Islam jadi dipandang semakin buruk terutama bagi pihak2 yang mikirnya dangkal, watir lah kondisi yang begini dimanfaatkan pihak2 tertentu yang pengen memecah belah umat Islam di Indonesia!

    semoga Allah melindungi orang-orang yang baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengendalikan anak buah itu tidak mudah. Walaupun sudah dibekali prosedur, tetap saja di lapangan yang masih muda-muda itu mudah terbakar emosi.

      Sekarang FPI didemo Jaringan Islam Liberal supaya dibubarkan. Didemo orang-orang yang katanya wakil suku dayak supaya tidak bikin cabang di Kalteng. Padahal sebetulnya apa yang terjadi. Ada suku dayak yang minta bantuan FPI karena mereka didzalimi mafia tanah.

      Sekarang bumi ini makin panas saja. Banyak bencana dimana-mana karena ulah manusia sendiri yang serakah, mendzalimi orang-orang dan merusak alam dengan semena-mena.

      Tahun 2012 hanyalah kiamat kecil, banyak perang saudara, banyak bencana alam. Tapi saat kiamat besar orang baik hampir tidak ada sudah meninggal dengan tenang.

      Sudah pasti Allah akan melindungi orang-orang baik, yang meninggal di jalan Allah akan berada di tempat terbaik sesudah meninggal. Sedangkan orang jahat yang suka mengumbar hawa nafsu, termasuk nafsu syahwat, bahkan seorang Habib bisa terjerumus skandal seksual, akan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sendiri.

      Jadi yang bisa menulis, menulis tentang kebaikan dan kebenaran. Yang bisa melakukan dengan tangan, lakukan. Keliatannya FPI anarkis, dulu iya, tapi sudah dipertanggungjawabkan pemimpinnya masuk penjara dan intropeksi.

      Aku juga pernah lakukan kesalahan fatal dalam hidup aku, aku sudah berusaha intropeksi diri. Tapi susah untuk melepaskan cap itu. Jadi berserah diri pada Allah sajalah, terserah omongan orang-orang, kalo mereka memfitnah aku nanti dosaku diambil sama mereka, lebih mudah aku untuk ke surga...

      Delete
  13. Assalamualaikum,

    Bukannya Rasulullah berkata mba, "Barangsiapa yang menghindari perdebatan dalam posisi ia bersalah niscaya Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di sekitar surga. Barangsiapa yang menghindari perdebatan dalam posisi ia benar niscaya Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di tengah-tengah surga."

    ReplyDelete
  14. Aku no komen Mba masalah FPI
    yang jelas ga banget sama anarkisnya..
    semoga damai damai aja lah..

    ReplyDelete
  15. kalo ane si dukung fpi azz...!!!
    karna cuma fpi satu satu nya front pembela islam..

    kalo ada masalah ini itu ini itu

    lebih baiik kita tnya aza langsung ke ketua fpi...

    jangn percaya dengan media...

    ReplyDelete
  16. jaman sekarang memang Islam sudah beragam, namun pada dasarnya tetap satu tujuan yaitu beribadah kepada Allah swt. tentunya banyak sekali perbedaan dan pertentangan tentang berdakwah, namun setiap ulama/majelis punya cara tersendiri dalam dakwahnya, ada yg bersifat lembut, kasar, keras, dll dan jangan jadikan itu suatu pertentangan :)

    jangan salahkan "Habib" memang beliau keturunan Rasulullah SAW tetapi beliau juga manusia yg pastinya tempat salah dan dosa bukan berarti beliau sama persis seperti Rasulullah SAW :)

    Sebenarnya FPI bukan gerakan garis keras, namun lebih tepat disebut gerakan garis tegas, dan Habib Riziq semakin hari semakin memahami steategi dakwah dg ketegasan yg mana yg patut dilakukan, tergantung sikonnya.

    Habib Riziq Shihab bukan musuh kita, beliau sangat baik dan berjuang membela dakwah islamiyah, namun barangkali terlalu berhasrat, dan kita mesti membelanya dari dianiaya atau didholimi dan merangkulnya, karena banyak juga kegiatan fpi yg positif, yaitu berkhidmat di Aceh ketika bencana tsunami, juga berjihad di Poso dll.

    afwan jika Islam itu cinta damai, seharusnya tidak perlu hal seperti ini dipermasalahkan ^-^

    ReplyDelete